Serang, anterin.co – Menindaklanjuti ditemukannya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Jawilan, pihaknya melakukan penyemprotan insektisida (fogging) pada hari ini 15 Maret 2026 di Kampung Paneresan, Desa Pasirbuyut. Kegiatan ini bertujuan mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
Penyemprotan dilakukan pada pukul 08.00 saat nyamuk tersebut aktif berkeliaran. Tim dari Puskesmas Jawilan bekerja sama dengan RT/RW setempat untuk menutupi area sekitar rumah penderita dan lingkungan kontak erat dengan radius penyebaran sekitar 100 meter.
“Insektisida yang digunakan aman dan sesuai standar kesehatan, namun kami tetap mengimbau masyarakat untuk menutup makanan, minuman, serta alat makan sebelum penyemprotan berlangsung,” ujar salah satu petugas pelaksana.
Selain fogging, pihak Puskesmas juga mengingatkan pentingnya melakukan Gerakan 3M Plus secara rutin: menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat-rapat wadah penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menggunakan kelambu atau lotion anti nyamuk sebagai tambahan. Masyarakat juga diminta segera menghubungi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam tinggi lebih dari tiga hari, nyeri otot, atau muncul bintik merah pada kulit.
(Red/Ojt)





