Pemkot Serang Salurkan Santunan Rp90 Juta untuk Keluarga Korban Tersambar Petir

oleh

Serang | Antero.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat. Melalui Dinas Sosial, Pemkot Serang menyalurkan bantuan santunan kepada keluarga korban bencana tersambar petir yang terjadi pada 2 Desember 2025.

 

Penyerahan santunan dilaksanakan di Aula Kecamatan Kasemen dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Serang H. Budi Rustandi, Kepala Dinas Sosial Kota Serang Muhamad Ibra Gholibi, Camat Kasemen, lurah, RT/RW, serta keluarga korban.

 

Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Muhamad Ibra Gholibi, mengatakan kehadiran pemerintah merupakan bentuk empati dan tanggung jawab terhadap warga yang tertimpa musibah.

“Alhamdulillah, di tengah kesibukan beliau, Bapak Wali Kota meluangkan waktu untuk hadir langsung menemui keluarga korban. Sejak malam kejadian, beliau sudah turun ke lapangan hingga ke rumah sakit untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Ibra menjelaskan, atas arahan langsung Wali Kota Serang, Pemkot Serang menyalurkan santunan sebesar Rp10 juta untuk masing-masing keluarga korban, dengan total bantuan mencapai Rp90 juta.

 

“Bantuan ini tentu tidak sebanding dengan duka yang dirasakan keluarga, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli,” katanya.

 

Selain itu, Pemkot Serang juga tengah mengusulkan bantuan lanjutan dari Kementerian Sosial, termasuk program bantuan pendidikan bagi anak-anak korban, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu.

 

Sementara itu, Wali Kota Serang H. Budi Rustandi menegaskan bahwa penyaluran santunan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat.

“Keluarga korban tentu merasakan duka yang sangat dalam. Bantuan ini memang tidak sebanding dengan apa yang mereka rasakan, tetapi setidaknya mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir bersama mereka,” ujar Budi.

 

Ia mengungkapkan, kegiatan penyaluran santunan tersebut dilaksanakan secara cepat atas instruksi langsung dirinya, meskipun di tengah padatnya agenda pemerintahan menjelang akhir tahun.

“Ini memang dadakan dan semua OPD sedang sangat sibuk. Namun untuk urusan kemanusiaan, tidak bisa ditunda,” tegasnya.

 

Budi juga menuturkan bahwa dirinya langsung menghubungi jajaran terkait hingga larut malam untuk memastikan seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan.

“Begitu saya mendapat laporan kejadian ini, saya langsung menelepon jajaran terkait.

Mereka sampai begadang menyusun regulasi dan administrasinya. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” ungkapnya.

 

Ia memastikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan hak masyarakat sesuai dengan Peraturan Wali Kota, serta menegaskan Pemkot Serang juga mengusulkan bantuan tambahan dari Kementerian Sosial, termasuk program pendidikan bagi anak-anak korban melalui skema sekolah rakyat bagi keluarga tidak mampu.

“Saya minta masyarakat juga aktif mengurus administrasi kependudukan dan jaminan sosial. Jangan sampai saat terjadi musibah baru panik. Pemerintah siap membantu, tetapi harus dipersiapkan dari sekarang,” pesannya.

 

Di akhir sambutannya, Wali Kota Serang mendoakan para korban yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

 

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penguat bagi keluarga korban. Pemerintah Kota Serang akan terus hadir dan bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya.

 

Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wali Kota Serang kepada perwakilan keluarga korban.

 

 

 

(Saroh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.