Asam Urat Gejala dan Cara Mengobatinya

oleh
5/5 (2)

Asam Urat Gejala dan Cara Mengobatinya

tanda dan gejala asam urat penyebab asam urat dan cara mengatasinya pengobatan asam urat pengertian asam urat pencegahan asam urat obat asam urat gejala asam urat pada kaki asam urat dan kolesterol

Ini Obat Asam Urat Tradisional Ampuh

Apa itu penyakit asam urat?

Penyakit asam urat adalah bentuk penyakit radang sendi yang menyebabkan kemerahan, bengkak, dan rasa sakit yang datang tiba-tiba pada sendi Anda. Kadang-kadang ada orang awam yang menyebutnya asam urat, tetapi ini tidak sepenuhnya tepat.

Jempol kaki adalah bagian yang paling sering terkena asam urat, tetapi juga dapat mempengaruhi sendi lain di kaki, seperti lutut, pergelangan kaki, telapak kaki. Asam urat juga kadang terjadi di lengan, tangan, pergelangan tangan, dan siku. Tulang belakang juga bisa terpengaruh, meski jarang.

Meskipun penyakit asam urat bisa menjadi penyakit kronis, kondisi ini dapat disembuhkan dan dicegah dari kekambuhan. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi beberapa faktor gaya hidup. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa umum penyakit asam urat?

Biasanya, asam urat ini terjadi pada kelompok usia 30-50 tahun pada pria, sedangkan pada wanita lebih sering ditemukan pada mereka yang telah mengalami menopause. Sementara itu, kelompok usia remaja dan anak-anak sangat jarang mengalami penyakit ini.

Tanda-tanda & gejala Asam Urat


Apa saja gejala asam urat?

Dalam beberapa kasus, asam urat tidak menunjukkan gejala apa pun pada awalnya. Gejala asam urat biasanya mulai muncul ketika pasien telah mengalami kondisi akut atau bahkan kronis. Gejala yang paling umum adalah:

  • Nyeri sendi yang parah dan mendadak, yang sering terjadi pertama kali di pagi hari
  • Sendi bengkak dan lembut
  • Sendi kemerahan
  • Panas di sekitar sendi

Gejala asam urat biasanya muncul tiba-tiba, tak terduga, dan sering terjadi di tengah malam. Sebagian besar gejala asam urat hanya terjadi dalam beberapa jam selama 1-2 hari. Namun, pada kasus yang parah, nyeri sendi dapat terjadi dalam beberapa minggu. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, maka asam urat Anda sudah cukup parah.

Asam Urat Gejala

Sementara itu, beberapa mengalami gejala asam urat hingga 6-12 bulan – dalam intensitas yang berbeda setiap hari. Kondisi ini, cukup parah, dan jika Anda mengalaminya, lebih baik segera pergi ke dokter.

Mungkin ada tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa saja tahapan penyakit asam urat?

Ada tiga tahap penyakit asam urat berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:

Tahap pertama. Pada tahap ini kadar asam urat sudah naik dalam darah, tetapi tidak ada gejala asam urat yang muncul. Anda mungkin tidak pernah mengalami gejala asam urat. Biasanya, orang yang mengalami ini, akan merasakan gejala pertama asam urat setelah ia jatuh sakit batu ginjal.

Tahap kedua. Ketika memasuki tahap kedua, kadar asam urat terlalu tinggi telah membentuk kristal yang biasanya terjadi pada jari-jari kaki. Pada tahap ini, Anda akan mengalami rasa sakit dan nyeri di persendian, tetapi ini tidak akan berlangsung lama. Setelah beberapa saat, Anda akan mengalami gejala asam urat lainnya dengan intensitas dan frekuensi yang meningkat.

Fase ketiga. Pada tahap ketiga ini, gejala asam urat tidak pernah hilang dan kristal asam urat terbentuk tidak hanya menyerang satu sendi. Bahkan, pada tahap ini akan muncul gumpalan zat yang telah mengkristal di bawah kulit. Kondisi ini menyebabkan nyeri yang lebih parah dan dapat merusak tulang rawan.

Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini, hanya mengalami satu atau dua tahap saja. Cukup jarang orang yang menderita asam urat ditemukan telah mencapai tahap ketiga, karena sebagian besar pada tahap kedua orang dengan gejala asam urat sudah dapat ditangani dengan benar.

Baca : Penyakit Ginjal – Gejala, penyebab dan mengobati

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami beberapa gejala yang disebutkan di atas, segera periksa dengan dokter Anda untuk segera menerima perawatan. Penyakit asam urat dapat menyebabkan kerusakan sendi jika tidak ditangani.

Jika Anda mengalami demam dan sendi Anda panas dan meradang, carilah perawatan medis karena itu bisa menjadi tanda infeksi.

Penyebab


Apa saja yang bisa jadi penyebab asam urat?

Jadi sebenarnya, penyebab asam urat adalah kadar asam urat itu sendiri yang terlalu banyak di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, bahan kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui air kencing dan kotoran.

Namun, pada orang yang mengalami asam urat, jumlah asam urat terlalu banyak dan tidak dapat diproses oleh tubuh. Pada akhirnya, substansi akan membentuk kristal dan menumpuk di sekitar sendi, lalu menyebabkan peradangan.

Baca : 7 Tanda Penyakit Ginjal

Lalu apa yang menyebabkan asam urat dalam tinggi badan? Penyebab asam urat terlalu tinggi terlalu sering dan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin adalah bahan kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh, tetapi terkandung dalam beberapa makanan.

Ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, tubuh akan mengolahnya menjadi asam urat. Dengan demikian, semakin banyak makan makanan yang mengandung purin, semakin tinggi risiko Anda untuk mengalami asam urat.

Faktor risiko Asam Urat


Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena penyakit asam urat?

Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung purin memang bisa menjadi penyebab utama asam urat. Namun sebenarnya ada berbagai faktor risiko lain yang dapat membuat Anda mengalami asam urat.

Apa faktor risiko untuk Asam Urat ?

• Umur dan jenis kelamin. Meski belum diketahui alasannya, tetapi asam urat lebih banyak dialami oleh pria daripada wanita. Sementara itu, orang yang lebih tua juga lebih rentan terhadap penyakit ini daripada orang dewasa muda.

• Riwayat kesehatan keluarga. Jika Anda memiliki satu anggota keluarga yang memiliki asam urat, maka Anda juga memiliki kesempatan lebih besar untuk mengalami hal yang sama. Meskipun ini bukan penyebab utama asam urat, tetapi dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, Anda bisa lebih waspada dengan penyakit ini.

•  Berat badan berlebih. Memiliki berat badan yang melebihi normal, dapat meningkatkan risiko penyakit ini. Orang yang memiliki indeks massa tubuh lebih besar dari 25 kg / m 2 harus lebih waspada terhadap asam urat.

• Minum obat tertentu. Beberapa jenis obat yang Anda konsumsi bisa menjadi penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh, misalnya:

  • Aspirin, obat penghilang rasa sakit ini akan meningkatkan risiko asam urat jika diminum secara teratur 1-2 tablet per hari.
  • Obat-obatan diuretik, yang biasanya digunakan untuk mengobati penumpukan cairan di dalam tubuh.
  • Obat kemoterapi, yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker.
  • Obat-obatan yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, seperti siklosporin.

Riwayat kesehatan, memiliki gangguan kesehatan sebelumnya dapat meningkatkan kemungkinan terkena asam urat. Masalah kesehatan itu bisa meningkatkan risiko encok seperti

  • Diabetes
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Penyakit jantung
  • Arterosklerosis, pembuluh darah tersumbat
  • Penyakit infeksi
  • Tekanan darah tinggi

• Menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Makan makanan yang mengandung banyak purin, seperti daging dan makanan laut akan membuat gejala asam urat muncul. Selain itu, jumlah alkohol yang berlebihan bisa menjadi penyebab asam urat.

• Dehidrasi. Jika Anda kekurangan cairan, maka tubuh Anda akan sulit mengeluarkan asam melalui urin. Ini adalah salah satu penyebab asam urat terakumulasi dalam tubuh.

• Setelah operasi atau cedera. Cedera bisa menjadi penyebab asam urat karena kondisi ini menyebabkan peradangan pada persendian yang kemudian akan memicu munculnya gejala asam urat lainnya.

Baca: Perbedaan Antara Penyakit Asma Dan Mengi

Diagnosis & obat


Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU berkonsultasi dengan dokter Anda.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis penyakit asam urat?

Penyakit asam urat seringkali menipu karena sebagian besar gejalanya hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Kadang-kadang, meskipun jumlah asam urat sudah tinggi, tetapi tidak ada gejala asam urat muncul. Karena itu, jika seseorang diduga memiliki asam urat, maka ada beberapa pemeriksaan yang dianjurkan untuk dilakukan, yaitu:

Tes cairan sendi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil cairan sendi bengkak menggunakan jarum suntik.

  • Tes darah. Tes ini bertujuan untuk menentukan apakah jumlah asam urat tinggi atau tidak dalam darah.
  • Tes urine. Selain tes darah, zat-zat kimia ini akan terlihat kadar dalam urin Anda. Jika tidak normal, maka Anda sangat mungkin mengalami asam urat.
  • X-ray. Penderita asam urat harus melakukan X-ray untuk melihat lebih banyak penyebab peradangan yang terjadi pada persendian.
  • CT-scan. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi di mana lokasi tumpukan kristal berada, meskipun tidak menimbulkan gejala.

Apakah obat asam urat bisa menyembuhkan penyakit ini?

Tidak ada obat untuk asam urat yang bisa membuat seseorang keluar dari penyakit ini selamanya. Meski begitu, jangan khawatir, obat asam urat bisa dikonsumsi untuk mengontrol dan meringankan gejala yang muncul.

Jadi, jika Anda ingin menghindari serangan asam urat di masa depan, Anda harus mematuhi minum obat asam urat yang diresepkan oleh dokter dan menjalani gaya hidup sehat.

Gejala yang muncul dapat diobati dengan mengambil obat asam urat berikut:

Obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) untuk mengobati serangan asam urat mendadak dan berat. Contoh obat asam urat jenis ini adalah ibuprofen, naproxen, diklofenak, dan etoricoxib.

Steroid dapat digunakan sebagai obat asam urat alternatif selain NSAID. Obat-obatan jenis ini tersedia dalam bentuk oral atau suntik yang dapat langsung dimasukkan ke dalam sendi. Contohnya termasuk prednison dan metilprednison.

Colchicine membantu mengurangi risiko kekambuhan. Dokter Anda akan meresepkan obat asam urat ini, jika NSAID tidak cocok untuk Anda. Namun dalam beberapa kasus efek samping obat ini dapat menyebabkan diare, mual, dan kram perut.

Obat-obatan yang mengontrol kadar asam urat dalam darah seperti allopurinol, probenesid, dan febuxostat.

Baca: Ini Ciri-ciri Penyakit Ginjal, Cara Mengobati Sakit Ginjal

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi jika Anda tidak minum obat asam urat?

Jika penderita asam urat tidak mengonsumsi obat asam urat secara teratur, maka gejalanya akan terasa lebih parah. Bahkan, tidak mungkin penyakit ini menyebabkan masalah kesehatan lain, seperti:

  • Tophi. Kondisi ini ditandai dengan akumulasi kristal di bawah permukaan kulit. Biasanya, gumpalan ini akan muncul di sekitar jari-jari kaki, lutut, jari, dan telinga. Jika tidak ditangani dengan benar, maka tophi akan semakin bertambah besar.
  • Kerusakan sendi. Jika pasien mengabaikan saran untuk minum obat asam urat, bukan tidak mungkin persendian akan rusak secara permanen. Kondisi ini meningkatkan risiko cedera dan masalah kesehatan tulang dan sendi lainnya.
  • Batu ginjal. Penumpukan kristal tidak hanya terjadi di persendian saja. Ketika asam urat tidak ditangani dengan benar, kristal dapat menumpuk di ginjal. Ini akan membuat ginjal memiliki batu dan memblokir aliran urin untuk keluar.

Pantangan Sakit Asam Urat


Apa yang harus saya lakukan jika sudah telanjur mengidap penyakit asam urat (encok)?

Anda tidak hanya perlu minum obat asam urat secara teratur, tetapi Anda juga harus mematuhi berbagai tabu. Larangan asam urat penting untuk mencegah kekambuhan di masa depan.

Apa pantang bagi penderita asam urat?

Sebenarnya pembatasan asam urat yang paling penting adalah untuk menghindari hal-hal yang bisa memicu munculnya asam urat. Lalu, apa saja pembatasan asam urat yang harus dipatuhi?

1. Makan makanan tinggi purin

Purin sebenarnya dapat ditemukan dalam berbagai makanan. Namun dalam diet asam urat, Anda sebaiknya hanya menghindari makanan dengan purin tinggi seperti jeroan, kaldu daging, sosis, bebek, dan berbagai jenis makanan laut. Sementara itu, makanan yang harus dibatasi adalah:

  • Daging dan ayam seharusnya hanya 50 gram per hari
  • Kacang hijau, kacang kedelai, dan kacang tanah bisa dikonsumsi sebanyak 25 gram dalam satu hari
  • Beberapa jenis sayuran misalnya, bayam, kangkung, kacang-kacangan, kembang kol, daun dan biji melinjo masing-masing hanya dimakan sebanyak 100 gram per hari.

Tidak setiap makanan adalah pantangan asam urat, sungguh. Ada beberapa makanan yang aman untuk dimakan, bahkan direkomendasikan seperti makanan rendah lemak, buah-buahan yang mengandung vitamin C dan kalium, seperti apel dan pisang yang dapat membantu Anda terhindar dari kambuhnya asam urat.

2. Tidak mengatur diet dengan benar

Tantangan asam urat lain yang harus diwaspadai adalah mengelola dan mengelola pola makan Anda dengan baik. Tidak hanya diet rendah purin saja, Anda juga harus menghindari makanan yang mengandung lemak dan gula tinggi. Selain buruk bagi kesehatan, makanan ini membuat timbangan berat badan Anda melambung dengan mudah.

3. Tidak cukup minum air putih

Jarang minum air putih adalah larangan asam urat berikutnya. Anda harus menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih. Cobalah minum lebih banyak air, daripada air yang memiliki rasa manis.

4. Tidak berolahraga secara teratur

Keheningan di rumah atau bermalas-malasan di kamar adalah salah satu pantangan asam urat yang harus Anda patuhi, jika Anda tidak ingin asam urat kambuh. Olahraga teratur dapat membuat Anda tetap sehat. Semakin berat Anda kehilangan karena malas bergerak, semakin sering serangan asam urat yang bisa Anda alami nantinya.

Semua pantangan asam urat penting untuk Anda lakukan jika Anda tidak ingin merasakan sakit dan nyeri di persendian. Namun, bisa jadi bahwa bahkan jika Anda sudah mematuhi pantangan asam urat, gejala dapat muncul di kemudian hari. Jika ini kasusnya, maka lakukan cara berikut untuk mengatasinya:

  • Naikkan tungkai yang terkena asam urat untuk mengurangi pembengkakan
  • Oleskan kompres es pada sendi yang meradang selama sekitar 20 menit
  • Ulangi sesering yang diperlukan, tetapi pastikan suhu bagian yang dikompresi kembali normal sebelum mengulanginya lagi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk lebih memahami solusi terbaik untuk Anda.

Antero Group tidak memberikan saran, diagnosis, atau perawatan medis.

Loading...

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Salam kenal semuanya, jangan lupa berlangganan artikel dari kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *