Bagaimana cara mengatasi mimisan pada anak?

0
33
Bagaimana cara mengatasi mimisan pada anak

Bagaimana cara mengatasi mimisan pada anak Pembuangan darah dari hidung atau yang sering disebut mimisan pada anak-anak bisa sangat mengejutkan. Meskipun umumnya tidak berbahaya, disarankan untuk waspada jika anak sering mimisan.

  • penyebab mimisan pada anak
  • anak sering mimisan berbahayakah
  • mimisan pada anak berbahayakah
  • makanan untuk anak yang sering mimisan
  • bahaya mimisan
  • penyebab mimisan tiba tiba pada anak
  • penyebab anak sering mimisan
  • sering mimisan pada anak

Mimisan dalam bahasa medis disebut epistaksis. Ketika mimisan, darah dapat berasal dari satu lubang hidung atau keduanya. Umumnya, mimisan terjadi dalam beberapa detik dan tidak lebih dari 10 menit.

Baca juga: Penyebab Anak Sering Sakit | Cara mengatasi anak Sakit

Penyebab mimisan pada anak

Anak-anak lebih berisiko mengalami mimisan daripada orang dewasa, karena pembuluh darah di hidung anak lebih rentan. Penyebab paling umum dari mimisan pada anak-anak termasuk tabrakan saat bermain atau bersin terlalu keras.

Selain itu, penyebab lain yang sering memicu mimisan pada anak adalah udara kering. Itu membuat selaput di hidung kering dan gatal. Ketika hidung digosok berlebihan, itu bisa menyebabkan aliran darah.

Baca juga: Kenapa Panas Anak Naik Turun Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini

Kondisi lain seperti pilek yang mengiritasi bagian dalam hidung juga bisa menyebabkan mimisan. Jenis obat tertentu dalam alergi dapat membuat membran hidung kering untuk memicu mimisan.

Meskipun mimisan bukan kondisi berbahaya, jika anak sering mengalami mimisan, lebih dari sekali per minggu, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Seringkali ini karena pembuluh darah kecil di hidung yang teriritasi dan tidak cepat sembuh, terutama pada anak-anak yang sering mengalami pilek atau alergi.

Penyebab yang kurang umum pada anak-anak sering mimisan, termasuk kelainan perdarahan seperti kanker darah (leukemia) dan ITP (purpura trombositopenik idiopatik). Yang pasti, pemeriksaan perlu dilakukan yang melibatkan Spesialis THT yang menangani gangguan telinga, hidung dan tenggorokan.

Bahaya mimisan

Jangan panik saat anak mimisan. Untuk mengatasi mimisan, mintalah anak duduk dan kemudian cubit lembut bagian lembut hidung, yang berada tepat di tengah bagian luar lubang hidung selama 10-15 menit.

Baca juga: Debu Bantu Turunkan Risiko Asma pada Bayi?

Jika darah masih mengalir, minta anak untuk membungkuk sedikit ke depan dan bernapas melalui mulut. Ini bertujuan untuk mencegah darah tertelan dan mengganggu pencernaan. Tempelkan kantung es atau gulung es di handuk di jembatan hidung. Usahakan tubuh tetap tegak untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah di hidung.

Namun, ada beberapa kondisi untuk anak yang sering mengalami mimisan yang perlu diawasi dan disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, yaitu:

  • Terjadi pada anak di bawah usia 2 tahun.
  • Berlangsung lebih dari 20 menit.
  • Darah yang keluar sangat banyak.
  • Disertai kesulitan bernapas.
  • Darah sangat encer dan disertai dengan gejala lain seperti pusing, mual, atau muntah.
  • Penderita mimisan tanpa sengaja terminum darah cukup banyak sehingga muntah.
  • Mimisan yang terjadi disertai gejala anemia, umumnya disertai dengan sesak napas, terlihat pucat, dan jantung berdebar.
  • Mimisan yang muncul setelah cedera berat seperti kecelakaan.

Anak sering mimisan tidak bisa dianggap remeh. Konsultasi dengan dokter untuk memastikan penyebab dan cara penanganan yang tepat.

Baca juga: 12 Merk Vitamin Daya Tahan Tubuh Anak Anjuran Dokter

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here