BPOM Gagalkan Penyelundupan 135,040 Kosmetik Ilegal dari Filipina

oleh
5/5 (2)

BPOM Gagalkan Penyelundupan 135,040 Kosmetik Ilegal dari FilipinaANTERO SERANG, BPOM, menggagalkan 135.040 botol kosmetik merek RDL Hydroquinone Tretinoin Babyface, menyelundupkan kosmetika ilegal ini senilai Rp5,4 miliar dari Pulau Sumatera ke Jakarta.

Petugas gabungan kemudian mengamankan sebuah mobil box yang berisi kosmetik ilegal yang diduga berasal dari Filipina di sebuah pompa bensin di Merak, Cilegon, Banten, pada hari Minggu (25/3/2018).

BPOM Gagalkan Penyelundupan kosmetik ilegal

Kosmetik yang diamankan ini adalah jenis obat yang mengandung bahan kimia berbahaya. Sebab, jika digunakan tanpa resep dokter bisa menyebabkan hiperpigmentasi dan iritasi Ucap Kepala BPOM RI Penny K Lukito Siaran Pers di kantor BPOM menyerang Banten, Selasa (27/3/2018).

Hiperpigmentasi adalah suatu kondisi pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan melanin, zat dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pewarnaan kulit (pigmen)

Produk ini secara ilegal masuk ke Indonesia dari Filipina, oleh karena itu, tidak ada jaminan keamanan, kualitas dan manfaat produk.

“Malahan produk ini mengandung bahan berbahaya yang dilarang ada di kosmetik, kosmetik ini dijual ke seluruh wilayah Indonesia tanpa adanya izin edar,” jelasnya.

Bersama dengan polisi akan melakukan penelusuran modus operandi yang memanfaatkan pelabuhan untuk memasukkan produk ilegal ke wilayah Indonesia.

“Kami akan memberikan warning yang ikut mendistrubiskan produk itu dari hulu hingga hilir,” ucap Penny, (FH/Red)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *