Begini cara dapatkan jaminan BPJS bagi bayi baru lahir

oleh
Begini cara dapatkan jaminan BPJS bagi bayi baru lahir
Begini cara dapatkan jaminan BPJS bagi bayi baru lahir

Antero.co – Siapa pun berhak menikmati hadiah yang sehat. Namun, siapa pun bisa mengalami masalah kesehatan, baik tua maupun masih pada janin. Karena itu, asuransi kesehatan adalah salah satu hal yang dibutuhkan oleh siapa saja.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk mendaftarkan bayi menjadi peserta JKN-KIS? Seperti dikutip dari situs resmi BPJS Kesehatan, jawabannya adalah sedini mungkin. Bahkan jika dokter telah menemukan detak jantung dari hasil pemeriksaan, janin dapat segera terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Perlindungan dini ini penting dilakukan agar calon bayi mendapat perlindungan asuransi kesehatan sejak usia dini, sehingga jika bayi dilahirkan dan membutuhkan layanan kesehatan, maka biaya dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Bayi yang dilahirkan ditanggung oleh perawatan BPJS.

Cara dapatkan jaminan BPJS bagi bayi baru lahir

Untuk peserta JKN-KIS dalam kategori Non-Wage Recipient Workers (PBPU) alias peserta independen, pendaftaran calon bayi di dalam rahim dapat dilakukan di Kantor Cabang Kesehatan BPJS dengan menggunakan nama orang tua, misalnya: Bayi Kandidat Ny. A. Bayi dapat menggunakan nomor identitas orang tua sebagai nomor identitas sementara. Jika bayi telah lahir, orang tua bayi dapat mengurus perubahan nama dan identitas bayi selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah bayi lahir di Kantor Cabang Kesehatan BPJS terdekat.

Perlu dicatat bahwa tidak ada pembayaran kontribusi ketika bayi berada di dalam rahim. Pembayaran kontribusi calon bayi hanya dilakukan oleh orang tuanya setelah bayi lahir, bukan sejak calon bayi didaftarkan. Biaya yang dibayarkan hanya 1 bulan dan tidak terakumulasi sejak bayi terdaftar.

Mirip dengan pendaftaran peserta PBPU secara umum, proses pendaftaran untuk calon bayi membutuhkan proses administrasi kepesertaan selama 14 hari kalender. Oleh karena itu, peserta PBPU diharapkan untuk mendaftarkan calon bayi mereka karena detak jantung terdeteksi untuk meminimalkan risiko jika bayi lahir lebih cepat dari perkiraan kelahiran.

Sementara itu, bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), jika calon bayi adalah anak pertama hingga ketiga, layanan kesehatannya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan setelah lahir. Jika bayi lahir, orang tua diharapkan segera melapor ke Kantor Cabang Kesehatan BPJS setempat untuk mencetak nomor kartu sementara bayi. Selanjutnya, nomor sementara dapat dibawa ke Pusat Kesehatan BPJS di rumah sakit setempat untuk digunakan untuk memastikan layanan kesehatan bayi.

Mendaftarkan kandidat bayi adalah bentuk perawatan keluarga bagi bayi untuk memberikan perlindungan asuransi kesehatan sedini mungkin. Jangan ditunda, mari segera daftarkan bayi Anda.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *