Fungsi jaringan spons pada daun, fungsi dan gambarnya Lengkap

oleh
5/5 (1)

Fungsi jaringan spons pada daun – Daun terdiri dari berbagai jaringan yang memiliki fungsi masing-masing. Daun terbentuk dari pertumbuhan meristem utama di batang yang berdiferensiasi menjadi jaringan yang membentuk daun. Apa yang dimaksud dengan jaringan pembuat daun? Bagaimana fungsi setiap jaringan terhadap metabolisme terjadi di daun? Mari kita simak diskusi berikut!

Jaringan Pembuatan Daun

Sebelum membahas apa yang membentuk jaringan daun, Anda harus memahami fungsi daun untuk tanaman. Seperti yang kita ketahui, daun memang memiliki beberapa fungsi penting untuk tanaman. fungsi daun meliputi:

  • Tempat diambilnya zat anorganik terutama karbondioksida (CO2) dan keluarnya gas hasil fotosintesis (oksigen/O2)
  • Gas masuk dan keluar melalui stomata yang terdapat di bagian atas dan bawah daun.
  • Tempat terjadinya fotosintesis
  • Tempat diolahnya zat-zat anorganik menjadi zat-zat organik yang diperlukan untuk pertumbuhan tumbuhan.
  • Tempat penyimpanan makanan
  • Tempat untuk proses transpirasi
  • Tempat untuk proses respirasi
fungsi jaringan spons pada daun
Jaringan Pembuatan Daun

Gambar daun beserta jaringan penyusunnya

Untuk melaksanakan fungsi daun, daun terdiri dari beberapa jaringan yang memiliki peran masing-masing. Di antara jaringan ini termasuk jaringan epidermis, jaringan mesofil, bundel xilem dan pembuluh floem, dan jaringan kolenkim dan jaringan sekretorik.

1. Jaringan Epidermis

Jaringan epidermal adalah jaringan pembuatan daun yang terletak di bagian atas dan bawah daun, sehingga sering disebutkan adanya jaringan epidermis atas dan epidermis yang lebih rendah. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi jaringan yang mendasari dari patogen, paparan cahaya, kerusakan mekanis atau perubahan ekstrim dalam kondisi lingkungan. Jaringan epidermis dimodifikasi, yaitu:

  • Kutikula. Kutikula terbentuk dari penebalan dinding sel luar epidermis atas. Kutikula berfungsi sebagai jaringan di bawahnya serta mencegah penguapan, sehingga dapat mengurangi kehilangan air melalui epidermis atas.
  • Stoma. Stoma juga disebut dengan stomata karena berjumlah banyak. Stoma merupakan alat pengambil CO¬2 sebagai salah satu zat anorganik untuk fotosintesis dan mengeluarkan O2 sebagai hasil dari fotosintesis. Pada daun, stoma terletak di bagian epidermis bawah.
  • Trikomata. Trikomata disebut dengan sel rambut halus. Trikomata terbentuk di epidermis atas atau bawah daun dan berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan.
  • Bulliform dan velamen. Merupakan sel penyimpanan air yang berukuran lebh besar daripada sel epidermis lainnya.

2. Jaringan Mesofil

Jaringan mesofil tersusun dari jaringan-jaringan parenkim yang menempati sebagian besar ruang pada daun. Jaringan ini terdiri dari dua jaringan, yaitu:

fungsi jaringan spons pada daun
Jaringan mesofil
  • Jaringan tiang

Jaringan tiang juga disebut jaringan pagar atau jaringan palisade. Jaringan susunan daun ini memanjang dalam bentuk, tersusun rapi dan rapat dan terletak di bawah epidermis atas daun. Fotosintesis lebih umum di jaringan ini karena jaringan ini memiliki lebih banyak kloroplas daripada jaringan spons.

  • Spons

Jaringan spons juga disebut jaringan sponge. Jaringan susunan daun ini berbentuk heksagonal seperti pada sel parenkim, tersusun sangat longgar dan lebih berongga daripada jaringan palisade dan berfungsi sebagai situs fotosintesis dan juga tempat menyimpan cadangan makanan.

3. Berkas Xilem dan Floem Vessel

Seperti akar, daun juga memiliki ikatan pembuluh, yaitu xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh saringan). Jaringan susunan daun ini terletak di antara jaringan mesofil dan jaringan epidermal yang lebih rendah. Xylem berfungsi untuk mengangkut air dan nutrisi mineral yang dibawa dari akar ke daun xilem. Floem berfungsi untuk mendistribusikan fotosintat (fotosintesis) dari daun ke seluruh bagian tanaman.

4. Jaringan kolenkim dan jaringan sekretorik

Selain tiga jaringan utama, daun juga mengandung jaringan kolenkim dan jaringan sekretorik. Kolenkim adalah jaringan penguatan, terletak di antara jaringan parenkim di lumen daun dan berfungsi untuk memperkuat daun dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Jaringan sekretorik ditemukan pada tumbuhan tertentu. Contoh jaringan sekret dalam daun ini, misalnya, ditemukan di saluran getah, sel-sel kristal dan kelenjar yang biasanya dapat ditemukan di jaringan mesofil daun.

Baca juga:

Loading...

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Salam kenal semuanya, jangan lupa berlangganan artikel dari kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *