Limbah Diduga Dari PD Limun Disko Dikeluhkan Warga Bojong Kapunah

Limbah Diduga Dari PD Limun Disko Dikeluhkan Warga Bojong Kapunah.
Salah seorang warga sedang menunjukan gorong-gorong yang digunakan untuk membuang limbah

ANTERO | LEBAK – Aktivitas pembuangan limbah diduga berasal dari Perusahaan Dagang (PD) Limun Disko yang diduga memproduksi Terasi terletak di Jalan Raya Leuwidamar, Desa Sukamekarsari dikeluhkan warga Kampung Bojong Kapunah, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.

Pasalnya, limbah yang dihasilkan PD Limun Disko tersebut dibuang secara langsung ke aliran sungai Cisimeut melalui gorong-gorong yang melintasi perkebunan milik warga.

“Gorong-gorong yang digunakan oleh PD Limun Disko untuk membuang limbah ke aliran Sungai Cisimeut yang berada di kebun saya sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu,” ungkap Arsyad, salah seorang warga Kampung Bojong Kapunah kepada wartawan, Kamis (2/8/2018)

Karena, terang dia, gorong-gorong milik perusahaan yang melintasi perkebunan miliknya sebelum langsung ke sungai, dirinya sering mendapatkan kompensasi dari pihak perusahaan berupa Lima karung beras setiap tahunnya.

“Dulu mah sering dapet beras setiap tahunnya, tapi udah lima tahun ini nggak dapat,” ujarnya.

Arsyad mengeluhkan, akibat dari aktivitas pembuangan limbah tersebut telah menyebabkan tanah di perkebunan miliknya menjadi longsor. Selain itu, telah menyebabkan tanaman yang berada di kebunnya juga menjadi layu dan rusak.

“Warga juga sekarang suka gatal-gatal kalau mandi di sugai,” imbuhnya.

Senada dikatakan Nining, dirinya mengaku sering mencium bau tidak sedap yang berasal dari daerah perusahaan.

“Baunya sudah membuat sesak nafas dan bikin pusing warga,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamekarsari, Abdulrahman mengatakan, bahwa proses produksi terasi yang dilakukan PD Limun Disko tidaklah berizin.

“Kalau izin lingkungan, waktu itu mereka izinnya Disko bukan terasi. Kalau disko itu ada izinnya, kalau terasi itu ga ada,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan tersebut belum dapat dikonfirmasi. Bahkan pihak media diberhentikan dan tidak diperbolehkan masuk oleh Security.

“Atasan ataupun pihak yang mewakili perusahaan ini sedang tidak ditempat,” dalih Security yang tengah bertugas.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *