Manfaat daun salam dan Efek samping bila salah Konsumsi

oleh
Manfaat daun salam dan Efek samping bila salah Konsumsi
Manfaat daun salam dan Efek samping bila salah Konsumsi
5/5 (4)

Manfaat daun salam – Jika Anda orang Indonesia, Anda akan selalu menambahkan daun salam untuk masakan Anda. Daun salam memiliki nama ilmiah sebagai Syzygium polyanthum, sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam masakan atau bumbu masak. Karena itu daun salam ini tergolong tanaman rempah-rempah sebagai bumbu masakan di Indonesia. Daun salam dalam bahasa Inggris disebut Indonesia daun salam atau laurel Indonesia, dari tanaman ini jelas bahwa tanaman ini asli dari nusantara. Namun dikatakan bahwa daun salam juga didistribusikan di negara atau wilayah di Asia Tenggara. Daun salam sering ditambahkan sebagai wewangian dalam masakan daging, ikan, sayuran dan nasi. Daun salam memiliki aroma yang khas tetapi tidak begitu kuat, daun salam yang dapat digunakan saat ini masih segar atau kering terlebih dahulu.

Kandungan Senyawa Daun Salam

Dan terbukti dalam masakan, daun salam dan berkhasiat untuk jamu. Daun salam dapat digunakan untuk mengobati beberapa masalah kesehatan seperti sakit perut, asam urat, kolesterol, stroke, sakit maag dan sebagainya. Manfaat daun salam adalah beberapa zat yang tersedia di daun salam. Daun salam kering menghasilkan 0,17% minyak esensial, eugenol, metil kavikol, etanol, metanol, minyak atsiri, tanin, dan flavonoid. Daun salam juga mengandung vitamin C, vitamin A, asam folat dan beberapa mineral.

12 Manfaat Daun Salam untuk kesehatan

1. Sebagai Anti-Jamur dan Bakteri

Daun salam mengandung etanol yang memiliki efek anti bakteri dan antijamur. Sedangkan metanol yang ditemukan di daun salam berkhasiat sebagai anti-cacing

2. Meredakan Nyeri

Baca juga Tips Membersihkan Plak Gigi dengan Daun Sirih
Ekstrak daun bay dapat digunakan untuk meredakan nyeri sendi, keseleo, rematik, arthritis dan strain. Ini karena daun salam memiliki sifat anti-peradangan yang efektif dalam mencegah peradangan dan rasa sakit.

3. Obat Sakit Perut

Daun salam secara tradisional digunakan untuk mengobati sakit perut dan dapat digunakan untuk menghentikan buang air besar secara berlebihan.

4. Obat diabetes

Daun salam dikenal efektif untuk mengobati diabetes tipe 2. Antioksidan yang ditemukan di daun salam memungkinkan tubuh untuk memproses insulin lebih efisien, sehingga sangat baik untuk penderita diabetes.

5. Mengatasi Rambut Rontok

Minyak dari ekstrak daun salam diketahui bermanfaat sebagai tonik rambut untuk mencegah kerontokan rambut. Minyak daun salam akan membantu menyehatkan kulit kepala dan rambut, sehingga rambut tidak mudah rontok.

6. Tingkatkan Kesehatan Jantung

Mengkonsumsi rebusan daun salam sekali sehari secara teratur ternyata berkhasiat dalam meningkatkan kesehatan jantung. Lakukan ini dengan merebus 10 lembar daun salam segar dengan 600 ml air bersih. Minum selagi hangat, sehari sekali.

7. Mencegah Kenker

Beberapa zat yang ditemukan di daun salam diketahui efektif melawan beberapa jenis kanker. Zat-zat ini termasuk caffeic, eugenol, catechin dan quercetin.

8. Membantu Mengobati Infeksi Ginjal

Rebusan daun salam diketahui bermanfaat untuk membantu mengobati infeksi di ginjal. Caranya adalah dengan merebus beberapa daun salam dengan air secukupnya. Rebus hingga mendidih, lalu minum selagi hangat 2 kali sehari. Ini juga berguna dalam mencegah pembentukan batu ginjal.

9. Mengobati asam urat

Daun salam dapat digunakan untuk mengobati asam urat. Caranya adalah dengan merebus 25 lembar daun salam dengan 500 ml air, rebus hingga mendidih hingga air yang tersisa hanya 250 ml. Minum selagi hangat, dua kali sehari.

10. Obat batuk

Daun salam berguna untuk mengatasi gejala pilek, flu dan batuk serta masalah pernapasan. Lakukan ini dengan merendam beberapa daun salam segar menggunakan air panas. Setelah beberapa menit gunakan air rendaman untuk menekan dada menggunakan kain. Gunakan air rendaman selagi hangat.

11. Anti-Peradangan

Daun salam diketahui mengandung flavonoid yang anti-inflamasi atau anti-inflamasi. Daun salam dapat digunakan untuk mengurangi radang lambung, radang gusi dan peradangan lainnya. Flavonoid juga berkhasiat untuk membantu menormalkan tekanan darah sehingga sangat baik untuk penderita hipertensi.

12. Menurunkan Level Kolesterol

Mengkonsumsi daun salam efektif membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Daun salam juga diketahui memiliki khasiat dalam meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah stroke.

Jadi tentang “Khasiat & Manfaat” dari daun salam untuk kesehatan. Di setiap daerah di Indonesia daun salam memiliki sebutan yang berbeda, misalnya panggilan Jawa, Sunda dan Madura dengan tongkat dan salam. Orang Melayu memanggil bay daun dengan nama serai, sementara orang Sumatera menyebutnya meselengen. Semoga bermanfaat

Baca juga: 10 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan dan Perawatan Wanita

Waspadai Efek Samping Daun Salam di Balik Manfaatnya yang Berlimpah


Efek samping daun salam tidak bisa dianggap remeh. Meskipun daun yang biasa digunakan sebagai penyedap masakan diyakini memiliki segudang manfaat kesehatan, tetapi siapa sangka bahwa bahan alami mereka ternyata memiliki efek samping yang cukup berbahaya.

Meskipun mampu menghasilkan aroma yang dapat membuat makanan lezat dan harum, daun salam tidak dapat dikunyah atau dikonsumsi langsung karena struktur dasar yang tidak dapat dicerna meskipun sudah dikunyah. Di dalam perut, kondisi akan tetap utuh meskipun telah melewati sistem pencernaan.

Selain aromanya yang lezat, daun salam telah lama dipercaya memiliki bahan-bahan yang berkhasiat untuk kesehatan manusia. Namun ternyata, penggunaannya harus hati-hati, karena beberapa penelitian menyebutkan berbagai efek samping daun salam jika dikonsumsi oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Mari kita bahas satu demi satu tentang manfaat dan efek samping daun salam.

Lalu Adakah Efek Samping Daun Salam?

Mirip dengan tanaman herba lainnya, penggunaan daun salam untuk menyembuhkan penyakit juga membawa risiko efek samping. Apa risiko efek samping daun salam yang akan kita diskusikan di sini.

Pada penderita diabetes

Daun salam dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah sehingga membantu menyembuhkan diabetes, tetapi bukan tanpa risiko. Pengguna akan dihadapkan dengan efek samping seperti kesulitan mengontrol kadar gula darah. Jadi, jika Anda menggunakan daun bay sebagai terapi pengurangan gula darah, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk pengaturan dosis obat dan diet yang paling tepat.

Baca juga: Rahasia Khasiat Daun Pepaya yang jarang Orang tahu

Pada wanita hamil dan menyusui

Hati-hati saat memakan daun salam ketika Anda sedang hamil atau menyusui. Hingga saat ini, tidak ada informasi akurat tentang penggunaan daun salam untuk wanita hamil dan menyusui. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda sebelum mengkonsumsi daun salam saat hamil atau menyusui.

Pada pasien yang akan menjalani operasi

Sudahkah Anda dijadwalkan untuk menjalani proses bedah dalam waktu dekat? Jadi hindari menggunakan daun salam sebagai obat, setidaknya dua minggu sebelum menjalani operasi. Daun salam dianggap memperlambat kinerja sistem saraf pusat. Dikhawatirkan efek ini akan menjadi lebih jelas ketika dikombinasikan dengan obat bius selama operasi dan sesudahnya.

Selama waktu ini efek samping daun salam tidak terlalu dikenal. Karena itu, jangan sembarangan mengonsumsi suplemen atau ekstrak daun salam. Dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan daun salam untuk terapi pengobatan.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *