,

Pilih Motor Manual, Bebek atau Matic? Berikut Jawabannya

oleh
Pilih Motor Manual, Bebek atau Matic

Sepeda motor adalah kendaraan yang mendominasi jalan-jalan di Indonesia. Hampir semua orang memiliki kendaraan ini di rumah siap mengantarkan mereka kapan saja ke tujuan manapun.

Seiring dengan berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi, motor matik jenis komunitas yang lebih populer. Tengok saja, motor otomatis adalah kendaraan yang mudah ditemukan di jalanan. Model kontemporer, bagasi besar, dan cara praktis mengendarai mobil menjadi primadona bagi motor otomatis. Tapi, mana yang lebih aman antara motor manual dan otomatis?

Baca juga : Harga Dan Spesifikasi Motor Honda Super Cub C125 2018

Safety Riding Officer Astra Motor Semarang, Suko Edi, mengatakan, motor bebek manual alias bebek dan matik memiliki fungsi yang berbeda. Sayangnya, banyak orang tidak mengerti dan meremehkan bedanya.

Motor Bebek vs Matik, Mana yang Terbaik?

“Sebenarnya motor bebek dan matik itu fungsinya berbeda, tapi akhir-akhir ini motor matik menjadi primadona. Kebanyakan orang punya motor matik karena praktis dan barangnya sangat besar. Jadi, tidak perlu repot saat membawa barang banyak. Sementara bebek sepeda motornya adalah Cara hidup yang lebih kecil dan lebih rumit. Tidak seperti motor matik yang hanya menggunakan gas langsung, “katanya kepada wartawan sebelum mengisi safety riding di PT Sari Warna Asli Garment Solo, Sabtu (3/2/2018).

Baca juga : Tips Cara Menggunakan SPLU Untuk Mengisi Baterai Kendaraan Listrik

Suko Edi menjelaskan, sepeda motor otomatis sebaiknya tidak digerakkan dengan kecepatan tinggi di jalan menanjak atau terjal. Karena itu, jenis motor ini dirancang khusus untuk keramaian jalanan perkotaan.

“Sepeda motor matic sebaiknya tidak digerakkan terlalu cepat, penggerak maksimal dengan kecepatan 60 km / jam Motor jenis ini juga tidak boleh digunakan di jalan gunung seperti Ambarawa atau Tawangmangu yang banyak condong, turunan, dan tikungan tajam. Karena itu, Mesinnya didesain khusus untuk keramaian jalanan kota, “lanjutnya.

Baca juga : Jangan Tertipu, Ini Ciri-Ciri BPKB Asli Atau Palsu

Seperti diketahui, motor otomatis memiliki ukuran ban lebih kecil dibanding model manual. Selain itu, fungsi pengeremannya berfokus pada tangan. Inilah yang membuat motor otomatis kurang aman jika digunakan untuk berwisata jauh dengan medan yang sulit.

“Ban motor matik lebih kecil, jadi kurang luwes untuk bermanuver. Fungsi pengereman semuanya ada di tangan, kalau panas bisa blong, jadi kurang aman dipakai di jalan pegunungan. Risiko jatuhnya lebih tinggi. Mesinnya juga lebih cepat panas, jadi sebaiknya tidak dipaksa untuk melewati tanjakan,” terangnya.

Bebek atau Matic

Menurut Suko Edi, motor manual jauh lebih aman digunakan di segala bidang. Ia menyarankan untuk belajar motor manual terlebih dahulu dari pada matik. “Sebenarnya motor manual lebih aman, terutama untuk pemula. Sebaiknya anda belajar manual terlebih dahulu untuk mengukur kecepatan saat berkendara. Motor manual adalah komponen yang lebih lengkap, ada rem di kaki yang berfungsi sebagai pengontrol. Sementara rem di Tangan sebagai pelengkap, “tambahnya.

Baca juga : Warna Yamaha XMax Kuning Menjadi Favorit Konsumen

Selain sepeda motor, pengendara juga harus melengkapi diri dengan berbagai peralatan pengaman mulai dari helm sarung tangan, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

“Saat berkendara sebaiknya pakai celana panjang agar lebih bebas bergerak. Kalau semisal jatuh lukanya tidak terlalu parah. Jangan lupa pakai helm yang berkaca, jaket, sarung tangan menutup jari, dan sepatu menutupi mata kaki. Selanjutnya, pacu kendaraan dengan santai. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” tutup dia. (HN)

Loading...

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Salam kenal semuanya, jangan lupa berlangganan artikel dari kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *