Penyebab Penyakit Jantung Iskemik dan Cara Mencegahnya

0
41
Penyebab Penyakit Jantung Iskemik dan Cara Mencegahnya
Penyebab Penyakit Jantung Iskemik dan Cara Mencegahnya

Apa yang dimaksud dengan iskemik? –  Iskemia adalah kurangnya suplai darah ke jaringan atau organ tubuh karena masalah dalam pembuluh darah. Tanpa suplai darah yang cukup, jaringan atau organ juga tidak mendapat cukup oksigen. Akibatnya, kondisi berbahaya bisa terjadi, seperti serangan jantung dan stroke.

Bagi kebanyakan orang mungkin tidak akrab dengan penyakit jantung iskemik panjang. Penyakit jantung iskemik adalah kondisi serius penyakit jantung, itu mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Penyakit jantung iskemik juga memiliki nama lain untuk penyakit arteri koroner.

Penyakit Jantung Iskemik

Penyakit jantung iskemik adalah kondisi penyempitan arteri arteri jantung yang disebut arteri koroner. Sama seperti organ tubuh lainnya, jantung juga membutuhkan makanan dan oksigen untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Suplai makanan dan darah harus selalu lancar, karena jantung bekerja keras tanpa henti, arteri koroner adalah bagian utama yang memiliki tugas untuk memasok darah ke jantung.

Di Indonesia sendiri penyakit ini merupakan penyebab kematian nomor satu dan jumlah kasus terus meningkat dari tahun ke tahun. Data statistik menunjukkan bahwa pada tahun 1992 persentase pasien dengan penyakit jantung iskemik di Indonesia mencapai 16,5%, dan pada tahun 2000 melonjak menjadi 26,4%.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa penyakit jantung iskemik mempengaruhi kondisi berbagai orang dari setiap jenis kelamin dan ras, dan juga sering terjadi sebelum seseorang berusia 20 tahun, dan disebabkan oleh sejumlah faktor risiko. Penyakit jantung iskemik terjadi ketika ada penyumbatan parsial aliran darah ke jantung. Jika aliran darah benar-benar diblokir, kecenderungan untuk infark miokard (serangan jantung) akan terjadi.

Dampak yang mungkin dari penyakit jantung iskemik adalah penumpukan plak di arteri yang disebut arteriosclerosis atau pengerasan arteri. Ini dapat menyebabkan pembekuan darah, hingga risiko menyebabkan serangan jantung atau stroke. Pengerasan arteri dan penyumbatan arteri utama adalah salah satu penyebab utama kematian.

Penyebab penyakit jantung iskemik

Ada sejumlah faktor yang terkait dengan penyakit jantung iskemik. Faktor risiko untuk penyebab penyakit jantung iskemik adalah merokok, kadar kolesterol tinggi dan konsekuensi diabetes mellitus. Beberapa penelitian lebih lanjut mengungkapkan bahwa faktor genetik dan keturunan juga dimasukkan sebagai faktor potensial yang menyebabkan penyakit jantung iskemik. Jika seorang anggota keluarga memiliki riwayat gagal jantung, maka ada kecenderungan bagi Anda atau anak-anak Anda di masa depan untuk mengembangkan penyakit jantung iskemik.

Faktor-faktor penyebab penyakit jantung iskemik antara lain:

  • Merok0k, terutama para pecandu r0kok yang sudah lama dan sering
  • Konsumsi makanan berkolesterol tinggi, berminyak, mengandung banyak garam
  • Kurang gerak
  • Malas berolahraga
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Kondisi stres
  • Kurang istirahat
  • Faktor risiko dari penyakit misalnya hipertensi, diabetes, dislipidemia, dan ketidaknormalan vaskular

Pencegahan penyakit jantung iskemik

Langkah-langkah yang bisa diambil untuk menghindari efek negatif sebenarnya cukup sederhana.

Lemak jenuh adalah salah satu penyebab utama pembentukan plak di arteri. Hindari makanan berlemak yang mengandung jenis lemak berbahaya sehingga Anda dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung. Konsumsi ikan yang tinggi asam lemak omega 3 yang membantu membangun kolesterol baik (HDL) yang membantu menghilangkan kolesterol jahat (LDL). Selain itu, melakukan olahraga teratur serta menghindari rokok dan minuman beralkohol juga membantu mencegah penyakit berbahaya ini.

Selain obat-obatan, perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, diet sehat, berolahraga, juga sangat dianjurkan untuk pasien agar gejalanya tidak bertambah parah dan sebagai upaya mencegah terjadinya komplikasi iskemia tungkai, seperti amputasi. , stroke, atau serangan jantung.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here