Penyebab Radiator Rusak Dan Cara Memperbaikinya

oleh
Penyebab Radiator Rusak Dan Cara Memperbaikinya
Penyebab Radiator Rusak Dan Cara Memperbaikinya
 Penyebab Radiator Rusak Dan Cara Memperbaikinya. Radiator merupakansalah satu komponen penting yang terdapat pada kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat kareba komponen ini memiliki fungsi utama untuk pendingin mesin mobil agar tidak terjadi panas yang berlebih atau overheat  karena dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Penyebab Radiator Rusak Dan Cara Memperbaikinya

Bentuk serta model radiator ini rata rata hampir sama, yang membedakan radiator mungkin ukuran luas serta bahan yang digunakan pembuatnya saja.

Mengetahui dampak atau akibat air radiator mobil habis atau bocor. Perlu kita tahu bahwa air radiator adalah bagian dari sistem pendinginan mesin agar mesin tetap bekerja pada temperatur kerja mesin.

Sebenarnya, ada beberapa penyebab kerusakan sebuah mesin yang seharusnya bisa dicegah agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih parah, andai saja kita waspada sebagai pemilik mobil. Kerusakan yang awalnya mungkin seolah masalah sepele, namun karena tidak segera ditangani, akhirnya berubah menjadi kerusakan fatal karena dibiarkan, hingga akhirnya bisa menguras kocek anda yang tidak sedikit dan membuat kantong anda serasa jebol.

Penyebab Radiator Mobil Rusak atau Bocor

1. Radiator Sudah Berumur
Setiap komponen dalam mobil memiliki umur ekonomisnya masing-masing. Untuk radiator sendiri, umur ekonomisnya berkisar 4 – 5 tahunan. Setelah masa ini berakhir, jangan heran kalau dinding radiator mulai terkikis secara perlahan. Akibatnya radiator akan mengalami keretakan dan kebocoran.

Agar performa radiator tetap oke, Anda perlu memperhatikan lama pemakaian dari radiator itu sendiri. Kalau ternyata radiator sudah berumur, silahkan ganti radiator lama dengan radiator baru. Harganya sangat bervariasi. Anda bisa menghubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut.

2. Tersumbatnya Saluran Output
Apakah Anda termasuk salah satu orang yang sibuk? Jika ya, jelas Anda tidak memiliki waktu untuk membersihkan radiator secara rutin. Sama seperti evaporator, radiator mobil juga rentan terhadap debu dan kotoran. Debu dan kotoran yang menumpuk dapat membentuk seperti gumpalan lumpur di dalam radiator, sehingga menghambat masuknya air ke bagian mesin mobil.

Tersumbatnya saluran output dapat menyebabkan pecahnya kepala radiator, air merembes ke komponen lainnya, dan meledaknya radiator. Oleh sebab itu, Anda perlu mengecek bagian radiator secara rutin. Periksalah bagian radiator setiap kali jarak tempuhnya mencapai 40.000 km. Karena pada jarak inilah air radiator mulai penuh.

3. Terkena Benda Asing
Jalanan di Indonesia tidak semuanya rata. Kondisi jalanan di beberapa daerah bahkan jauh dari kata bagus karena belum meratanya pembangunan. Kondisi jalanan yang buruk ini patut diwaspadai, apalagi batu-batu runcing dan kerikil-kerikilnya.

Sadar atau tidak, batu-batuan dan kerikil tersebut sering terlempar ke bagian radiator setiap kali melintasi jalanan yang rusak. Masuknya batu dan kerikil dapat memicu kebocoran pada bagian radiator. Apalagi kita tahu ya kalau komposisi dari batu dan kerikil sangat keras, sehingga sangat mudah menghancurkan dinding radiator.

Untuk memperbaiki dinding radiator yang bocor, Anda bisa membawa mobil ke bengkel. Bisa juga memperbaikinya sendiri di rumah dengan cara menambalnya menggunakan lem besi yang memiliki kualitasnya bagus.

4. Kualitas Radiator yang Masih Jelek
Penyebab radiator bocor yang terakhir yaitu karena kualitas water coolant atau air radiatornya yang jelek. Radiator yang diisi dengan air yang kualitasnya jauh di bawah rata-rata memiliki usia pemakaian yang lebih singkat. Tidak hanya itu, komponen di dalam radiator juga menjadi cepat rusak. Sebut saja bypass radiator yang kebanyakan terbuat dari plastik.

Dampak atau Akibat Air Radiator Bocor/Habis

Berikut adalah beberapa dampak yang bisa diakibatkan jika air radiator bocor atau bahkan sampai habis, yaitu:
Mesin akan overheat atau mesin mobil terlampau panas.

Yang Harus Dilakukan Agar Radiator Awet

  • Akibat mesin terlampau panas akan menyebabkan mesin mati mendadak atau mobil mogok di tengah jalan.
  • Pada beberapa kasus jika mesin overheat dipaksa jalan bisa menyebabkan kebocoran sistem pendingin didalam mesin, seperti halnya oli campur air atau air masuk ruang bakar mesin, yang kadang bisa menyebabkan mesin sulit hidup.
  • Pada kasus yang ekstrim, jika mesin overheat dipaksa jalan, jika saat itu secara kebetulan oli mesin tinggal sedikit, hal ini akan menyebabkan mesin macet karena bisa jadi oli mesin akan ikut mengering akibat panas mesin berlebihan tersebut. Ini artinya adalah tambahan biaya untuk perbaikan mesin.

Berapa derajat suhu kerja mesin mobil? Suhu kerja mesin mobil ideal berada di antara 90 derajat celsius hingga 96 derajat celsius tanpa hidup ac mobil.

Jika ac mobil dinyalakan, maka suhu kerja mesin bisa mencapai sekitar 80 derajat celsius, hal ini dikarenakan saat hidup ac mobil, kipas radiator atau fan radiator berputar untuk membantu pendinginan kondensor ac yang secara otomatis juga membuang panas dari radiator. Dan ini biasanya ditemukan pada kendaraan dengan kipas radiator elektrik.

Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk mendinginkan maupun memanaskan. Radiator yang kita kenal pada umumnya digunakan pada kendaraan bermotor (roda dua atau roda empat), namun tidak jarang radiator juga digunakan pada mesin yang memerlukan pendinginan ekstra. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *