Pilkada Kota Serang 2018, Batas Dana Untuk Kampanye 35 Milyar

Pilkada Kota Serang 2018
Bagikan Ke:
ANTERO.CO, KOTA SERANG – Pilkada Kota Serang 2018, Berdasarkan jadwal Pilkada Kota Serang, masa kampanye akan dimulai sejak 15 Februari sampai 30 Juni 2018. Sebelumnya, pada 12 Februari 2018 akan dilaksanakan penetapan pasangan calon.

Oleh karena itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang Provinsi Banten, akan membatasi pengeluaran dana kampanye para paslon walikota dan wakil walikota, maksimal Rp.35 Milyar.

Karena pembatasan dana tersebut berdasarkan hasil hitungan yang sudah dilakukan KPU Kota Serang.

Hal tersebut dikatakan Komisioner KPU Kota Serang, Fierly MM, pembatasan dana kampanye memperhitungkan metode kampanye, jumlah kegiatan kampanye,

perkiraan jumlah peserta, bahan kampanye yang diperlukan, logistik dan lain-lain. “Dari mulai kampanye terbatas dan lain-lain.

Kalau dia (paslon) belanja tidak boleh lebih Rp 35 miliar,” katanya, (27/1/8).

Pilkada Kota Serang 2018

Baca : PILKADA 2018 : Marak Politik Mahar, Bawaslu Tunggu Penindakan

Sementara, Fierly menjelaskan, itu dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota disebutkan, ada pembatasan jumlah sumbangan dari donatur.

Untuk sumbangan atas nama pribadi hanya maksimal Rp 75 juta, sementara dari lembaga maksimal Rp 750 juta. “Kalau ada sumbangan harus ada namanya, dia tercantum nama jelas,” Jelasnya.

Besaran sumbangan untuk paslon juga akan diaudit kantor akuntan publik dan diverifikasi langsung oleh Panwaslu Kota Serang. Setiap pasangan calon, tutur Fierly,

Baca : Pilkada Banten 2018 Di Ikuti tiga Calon Tunggal

diwajibkan melaporkan dana kampanye ke KPU Kota Serang, selanjutnya akan diaudit kantor akuntan publik.

Apabila diketahui ada paslon yang menggunakan dana kampanye lebih dari batas maksimal, maka sanksi terberatnya dapat berupa pembatalan pencalonan.

“Apabila ada paslon yang menggunakan dana kampanye lebih dari maksimal akan kena sanksi berupa pembatalan pencalonan” Ungkapnya.

Dalam melaksanakan kampanye nanti, menurut Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono menjelaskan, sesuai Peraturan KPU (PKPU) RI, kampanye bisa dikemas dengan kegiatan berupa perlombaan yang menjanjikan hadiah kepada pemenang, dengan catatan, total hadiah yang diberikan tidak lebih dari Rp 1 juta.

Baca : Ini Rapor Sementara Gubernur dan Wagub Banten

“Jadi kalau ada istilahnya juara satu sampai tiga, itu hadiah buat semuanya tidak boleh lebih dari Rp 1 juta, baik barang ataupun uang,” Tuturnya.

Selain itu, aturan juga membolehkan pasangan calon memberikan bensin dan makan minum kepada peserta kampanye, namun harus diberikan berupa makan dan bensin langsung.

Harganya tidak boleh lebih dari Rp 25.000. “Makan dan bensin tidak boleh lebih dari Rp 25.000. Tidak boleh uang, harus berbentuk barang.

Nanti pas kampanye kami akan cek bagaimana makanannya, kan bisa ketahuan berapa harganya,” Pungkas Rudi, kepada wartawan.

Dalam pembatasan pengeluaran dana kampanye tersebut, kembali Komisioner KPU Kota Serang, Fierly MM, menjelaskan, undang-undang tersebut juga menegaskan bahwa setiap orang yang menyumbang melebihi batas terancam kurungan pidana paling singkat 4 bulan dan paling lama 24 bulan.

“Dendanya paling sedikit Rp 200 juta paling banyak Rp 1 miliar,” Katanya. (*NJR)

Pilkada Kota Serang 2018, Batas Dana Untuk Kampanye 35 Milyar
Loading...

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Salam kenal semuanya, jangan lupa berlangganan artikel dari kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *