Tetap Kokoh Saat Gempa Banten, Ini Rahasia Rumah Suku Baduy

oleh
Rahasia Rumah Suku Baduy saat Gempa Di Lebak Tetap Kokoh
Rahasia Rumah Suku Baduy saat Gempa Di Lebak Tetap Kokoh

ANTERO.CO, Lebak – Gempa yang mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, berkekuatan 6,1 SR dengan 40 kali gempa susulan, terakhir berkekuatan 5,1 SR, tak membuat perkampungan Suku Baduy mengalami kerusakan apa pun.

Baca : Gempa Di Lebak Banten Memakan Korban Jiwa

Sebab, suku asli Banten yang sedang menjalani puasa Kawalu selama tiga bulan itu memiliki cara tradisional yang telah dilakukan oleh nenek moyangnya. Cara itu cukup ampuh untuk meminimalisasi bencana gempa, yakni dengan membangun rumah tahan gempa.

Mulyono, salah satu suku Baduy Luar, mengungkapkan gempa Banten terasa cukup kuat di perkampungan Baduy. Bahkan, rumah Mul sampai bergoyang. Namun, tak ada sedikit pun kerusakan.

Rahasia Rumah Suku Baduy Tetap Kokoh Saat Gempa Banten

“Rumah kita kan panggung. Jadi kalau ada gempa, ngikutin aja goyang-goyang, tapi enggak kayak tembok, kalau tembok goyang retak, kalau rumah panggung kita, ngikutin goyang-goyang,” kata Mul, Rabu, 24 Janjari 2018.

Baca Juga : Warga Serang Banten Keluhkan Harga Beras Naik

Mul bercerita, kendati gempa yang terjadi pada Selasa, 23 Januari 2018 kemarin terasa kuat di perkampungan Baduy, tak ada korban jiwa ataupun kerusakan apa pun.

“(Warga) Pada kaget, cuma kan rumah kita anti-gempa. Kerasa (goncangan), tapi enggak ada kerusakan,” ucapnya.

Jika pun ada kerusakan, skalanya sangat kecil. Seperti yang terjadi di Terminal Ciboleger, tempat terakhir wisatawan memarkir kendaraannya. Patung selamat datang suku Baduy hanya runtuh sedikit.

“Kalau Ciboleger banyak kerusakan-kerusakan kecil. Kalau (di dalam perkampungan) Baduy enggak ada (kerusakan),” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *