RS Sari Asih Serang Di Duga Tahan Jenazah Karena Kurang Biaya

RS-Sari-Asih-Serang
Bagikan Ke:
KOTA SERANG. Wahyu Destiadi (29) warga kota serang di larikan di rumah sakit Sari Asih Serang dari jam 23.30 WIB dan akhirnya meninggal 01.12 WIB, tertahan ±3 jam di RS Sari Asih karena belum melunasi kekurangan biaya Rp. 450.000,-  SIM pun menjadi jaminan agar jenazah bisa di bawa pulang. Rabu (27/12/2017).

Menurut UF (keluarga pasen), adanya indikasi penahanan jenazah tersebut bermula dengan kurangnya pembayaran administrasi yang dibayarkan oleh pihak keluarga pasen.

“Adik saya masuk jam 11.30 Wib ke ruangan IGD ditanganin oleh dokter IGD dengan kondisi adik saya yang butuh penanganan medis, sehingga dokter IGD menyuruh adik saya untuk dimasukan ke ruangan ICU, setelah ditanganin dokter yang ada di ruangan ICU adik saya tidak bisa diselamatkan maka tepat jam 13.12 Wib adik saya meninggal dunia.

Biar jenazah adik saya cepat dibawa pulang maka saya urus-urus lah administrasinya dengan meminta informasi kepada suster yang ada diruangan ICU untuk mengetahui estimasi biaya yang akan keluarga bayar dan suster menyampaikan estimasi biayanya kisaran 2,5 jt sapai 3 jt paling tinggi” ujar ulfah sambil memperagakan suster

Masih lanjut ulfah “saya pertanyakan estimasi biaya yang harus dibayarkan kepada petugas kasir, pihak kasir memberikan informasi biaya yang harus dibayarkan sekitar 4,800 ribu, sedangkan uang yang saya siapkan sesuai dengan estimasi biaya yang diinformasikan oleh perawat ICU sebesar 3 jt rupiah, berhubung uangnya kurang maka saya berunding dengan keluarga saya maka saya usahakan untuk membawa uang senilai 5 jt dengan harapan biaya ambulance dari uang yang 5 jt itu” tambah ulfah

Masih ungkap ulfah “dengan terkumpulnya uang senilai 5 jt saya kembali kekasir untuk membayarkan administrasinya, ternyata biayanya tidak 5 jt sesuai yang diinformasikan kasir melainkan 5,200 ribu, berhubung sudah jam15.30 Wib, saya meminta keringanan biaya agar jenazah adik saya bisa dibawa pulang  karna sudah terlalu lama dan sudah mulai sore.

Tenyata permohonan saya ditolak dengan alasan harus melunasi sisa pembayaran administrasi,  berhubung sudah 2,5 jam lebih dan sudah mulai sore dari pihak kasir memberikan solusi agar keluarga pasien bisa memberikan jaminan agar jenazah adik saya bisa dibawa pulang maka SIM motor tetangga saya lah yang dijadikan jaminan kepada pihak kasir RS Sari Asih” jelas ulfah dengan nada sedih

Sementara itu Agus Ramdani Sebagai Kabid Marketing RS Sari Asih saat dikonfirmasi diruangan kerjanya (30/12/17) membantah adanya kejadian tersebut dan menurut Agus informasi itu sudah selesai dengan pihak keluarga pasien yang dimediasiakan oleh perwakilan keluarga pasien

“Yang saya tau masalah itu sudah selesai mba dan sudah dimediasikan oleh Pak Ali sebagai perwakilan keluarga, dan menurut saya yang perwakilan dari managemet RS Sari Asih Serang itu tidak ada penahanan mayat yang kami lakukan, adapun SOP di RS Sari Asih itu mayat harus di Forensik terlebih dahulu sebelum mayat kami keluarkan dan itu sudah menjadi prosedural kami” ujar agus

Agus pun menambahkan “adanya informasi yang diberikan oleh pihak kasir untuk biaya administrasi itu hanya estimasi karna yang akuratnya dan finalnya biaya administrasi itu dari bagian keuangan, brapa biaya yang harus dibayarkan oleh pasyen adalah dari pihak keuangan yang diinformasikan melalui kasir dan baru dikeluarkannya kwitasi, dan yang 4.800.000 dan yang 5.000.000 itu estimasi kasir mba dan malah biaya yang harus dibayarkan itu hanya 5.200.000” tandasnya. (Jar/Red)

RS Sari Asih Serang Di Duga Tahan Jenazah Karena Kurang Biaya
Loading...

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Salam kenal semuanya, jangan lupa berlangganan artikel dari kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *