Saran Ma’ruf Amin untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

oleh
Ini Saran Ma'ruf Amin untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
KH Ma'ruf Amin
5/5 (5)

ANTERO PONTIANAK – Calon Wakil presiden KH Ma’ruf Amin mengatakan ekonomi Indonesia harus lebih maju. Menurut Ma’ruf, Indonesia harus menerapkan sistem baru yang disebutnya ‘Arus Baru Perekonomian Indonesia’.

“Saya ingin ekonomi nasional kita dibangun atas dasar Pancasila, terutama prinsip kelima. Itu adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu saya membawa masalah nama ‘Arus Baru Perekonomian Indonesia’,” kata Ma’ruf Amin saat menghadiri Dialog Nasional di Mahkota Hotel. Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (15/9/2018).

Ma’ruf Amin menjelaskan ‘Arus Baru Ekonomi Indonesia’, yaitu pertumbuhan ekonomi nasional yang menghilangkan kesenjangan. Mulai dari kesenjangan antara si kaya dan si miskin, kesenjangan antar daerah dan kesenjangan antara produk lokal dan produk global.

Baca juga: 5 Fakta Sosok Ma’ruf Amin Calon Wakil Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019

Dia mengatakan bahwa saat ini produk lokal Indonesia dianggap kurang bersaing dengan produk global. Jadi ada bentrokan antara produk impor dan ekspor di Indonesia.

“itu yang harus dihilangkan (disparitas atau kesenjangan),” tambahnya.

Kemudian, Ma’ruf juga memberi contoh produksi cokelat di Sulawesi Selatan yang disebut harganya hanya Rp 1.000. Namun, ketika cokelat itu sudah berada di Singapura harganya menjadi Rp 20.000.

“Seperti produk cokelat di Sulsel itu harganya hanya Rp 1.000 setelah ke Singapura jadi Rp 20.000, itu ada Rp 19.000 nilai tambah yang diambil oleh Singapura. Ini harusnya justru diberikan kekuatan pada daerah itu yang harusnya pemerintah hadir untuk memberikan nilai tambah,” tuturnya.

Baca juga: Jawara dan Ulama Banten Deklarasikan Dukungan Jokowi-Ma’ruf Amin

Ma’ruf mengatakan pemerintah harus hadir dengan menambah nilai jual produk lokal Indonesia. Menurutnya, salah satu caranya adalah dengan membentuk kemitraan dan memaksimalkan kebijakan yang ada.

“Pondasinya sudah dibangun Pak Jokowi sejak 2014, jadi ini akan ditingkatkan lagi,” katanya.

Pondasi ini termasuk kebijakan pembangunan infrastruktur untuk kebijakan satu harga. Ma’ruf menambahkan bahwa perlu ada penguatan kebijakan di sektor ekonomi regional.

“Nantinya ke depan itu penguatan ekonomi daerah. Daerah yang punya potensi ekonomi dibangun, dikuatkan menyangkut masalah pertanian, peternakan, masalah yang menyangkut investasi di daerah nanti melibatkan unsur-unsur daerah ini hal yang saya pikir penting,” tuturnya.

Tidak hanya itu, menurutnya sumber daya manusia (SDM) di masing-masing daerah harus ditingkatkan. SDM harus didorong setiap daerah sehingga memiliki daya saing dan daya juang.

“Itu juga harus ditunjang dengan SDM yang terampil terdidik kemudian punya daya saing dan daya juang,” tambahnya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *