Umur berapa anak menggunakan baby walker

oleh
Umur berapa anak menggunakan baby walker
Umur berapa anak menggunakan baby walker

Umur berapa bayi bisa duduk di kereta, baby walker yang direkomendasikan, berapa bulan bayi boleh naik baby walker, manfaat baby walker, baby walker untuk bayi 5 bulan, umur berapa bayi boleh naik stroller, pengganti baby walker tanpa roda Umur berapa anak menggunakan baby walker

Baby walker adalah perlengkapan bayi yang dilengkapi dengan empat roda dan tempat duduk dengan dua lubang untuk kaki. Kebanyakan orang tua memakai baby walker untuk bayi mereka dengan harapan mempercepat perkembangan motorik kasar mereka sehingga bayi berjalan lebih cepat. Baby walker sering dianggap sebagai alat untuk membantu bayi belajar berjalan. Selain itu, dengan baby walker, orang tua dapat mengalihkan perhatian bayi sejenak, bayi dapat bermain dan berkeliaran sendiri selama orang tua menyelesaikan pekerjaan. Namun, baby walker bukanlah penjaga bayi. Penggunaan baby walker untuk bayi pada usia 4, 5, 6 bulan atau lebih sebelum bayi siap berjalan bisa berbahaya.

Baca juga: Begini cara dapatkan jaminan BPJS bagi bayi baru lahir

Umur berapa anak menggunakan baby walker

Baby walker adalah alat yang dapat digunakan oleh bayi yang tidak dapat berjalan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Umumnya baby walker dibuat dengan bahan plastik keras yang berdiri di atas kemudi dan memiliki 2 lubang untuk menempatkan kaki. Alat ini digunakan untuk anak usia 4-16 bulan.

Banyak orang tua percaya bahwa baby walker dapat membuat anak-anak berjalan lebih cepat. Namun berdasarkan beberapa penelitian, disimpulkan bahwa ini tidak benar. Penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics menyimpulkan bahwa penggunaan baby walker dapat menyebabkan kecelakaan (jatuh dari tangga, cedera kepala).

Walker tidak membantu bayi berjalan lebih cepat, sebenarnya memperlambat perkembangan motorik dan perkembangan mental yang normal. Karena data menunjukkan bahwa ada banyak kecelakaan, bahkan kematian terjadi karena penggunaan baby walker dan tidak ada bukti yang jelas dari penggunaannya, American Academy of Pediatrics merekomendasikan melarang produksi baby walker.

Penelitian lain menunjukkan bahwa bayi berusia 6-15 bulan yang diberi alat bantu berjalan akan menunjukkan bahwa bayi duduk, merangkak, dan berjalan lebih lambat daripada mereka yang tidak menggunakan pejalan kaki, bayi dengan pejalan kaki juga skor lebih rendah pada skala mental Bayley dan pengembangan motorik

Baca juga: Cara merawat bayi baru lahir agar Ibu dan Bayi sehat

Jadi berdasarkan penelitian, baby walker lebih berbahaya dan tidak terbukti bermanfaat dalam membantu bayi berjalan lebih cepat.

Bayi akan mengalami perkembangan motorik kasar mulai dari duduk, merangkak, berdiri, berjalan, dan berlari. Menurut Skor Denver II, anak-anak mulai belajar berdiri dan berjalan pada usia 8-9 bulan. Banyak berlatih secara alami dengan memegang anak berdiri dan ‘menjaga’ agar anak berlari lebih cepat.

Manfaat baby walker

Ada beberapa manfaat baby walker untuk bayi yang sering menjadi alasan orang tua memakai baby walker untuk bayi mereka, termasuk: membantu bayi bergerak, mengalihkan perhatian bayi, dan menenangkan bayi yang bosan bermain hanya di lantai.

Umur berapa anak menggunakan baby walker

Apakah baby walker membantu bayi berjalan lebih cepat?

Baby walker adalah alat yang dapat digunakan oleh bayi yang tidak dapat berjalan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Baby walker bukanlah alat untuk bayi belajar berjalan dan tidak membuat bayi berjalan lebih cepat, baby walker hanya memudahkan bayi berjalan dan bergeser kesana kemari. Bahkan, baby walker adalah salah satu penyebab anak menjadi lambat berjalan. Di dalam baby walker, kaki bayi biasanya menggantung sedikit dan hanya sedikit menyentuh lantai, bayi tidak perlu menginjakkan kaki, hanya dengan berayun dan alat akan membantu bayi bergerak. Hal ini membuat bayi menjadi malas dan tidak termotivasi belajar berjalan dengan kedua kakinya sendiri karena dengan baby walker dia bisa menjelajahinya tanpa repot.

Baca juga: Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayur untuk Anak-anak

Lebih jauh lagi, berjalan dengan baby walker hanya akan menguatkan kedua tungkai bawah, sementara kekuatan kaki atas (paha) dan pinggul yang diperlukan untuk berjalan menjadi tidak terlatih. Selain itu, penggunaan baby walker untuk bayi juga membuatnya tidak dapat melihat kakinya, tidak belajar bagaimana menyeimbangkan tubuh dan berjalan dengan cara yang salah (didukung oleh ujung jari kakinya tidak dengan telapak kakinya). Oleh karena itu, alih-alih memakai baby walker, lebih baik memberikan dorongan kepada mainan dengan dukungan atau kursi plastik kecil untuk didorong oleh bayi Anda yang sedang belajar berjalan.

Bahaya menggunakan baby walker pada anak usia dini

Dengan baby walker, bayi lebih tinggi dan lebih mudah bergerak. Namun, bayi bergerak tidak dengan berjalan tetapi dengan mendorong dari jari-jari kaki sambil bersandar di sekitar baby walker, sehingga bayi yang belum mampu mengendalikan gerakan dan kecepatannya akan mudah dirugikan. Bayi akan bergerak lebih jauh ke area yang tidak aman baginya dan mencoba menjangkau benda-benda di tempat-tempat tinggi yang mungkin berbahaya, seperti pisau, kabel listrik, kompor, minuman panas, benda-benda berbasis kaca, dll. Bahaya lain dari bayi pejalan kaki termasuk jatuh di permukaan yang tidak rata, menjepit jari-jari mereka, jatuh ke kolam atau jatuh dari tangga.

Selain itu, kelainan fisik pada anak-anak seperti dada rata, paru-paru tersumbat, perubahan bentuk tulang belakang, dan cacat kaki sering disebabkan oleh penggunaan baby walker untuk bayi. Ini karena tulang pada bayi masih lunak dan lentur, dan jika dipakai dengan bantuan untuk menopang berat badan mereka pada usia dini, hasilnya akan seperti tongkat elastis yang ditekuk oleh beban, melengkung dan berubah bentuk.

Baca juga: 12 Merk Vitamin Daya Tahan Tubuh Anak Anjuran Dokter

Kelainan fisik ini memang masih mungkin untuk diperbaiki jika diketahui sejak dini, bahkan setelah kurva nyata telah terjadi, tetapi kerusakan telah terjadi. Perawatan termasuk penggunaan alat yang akan membantu memperkuat kerangka kerja dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan, dan menghindari penyebab awal gangguan fisik dengan tidak membiarkan anak menggunakan kakinya untuk berjalan beberapa saat. Setelah beberapa bulan, kaki akan kembali normal, tulang dan otot menjadi kuat dan bayi dapat dibiarkan berdiri dengan kakinya tanpa risiko memiliki cacat yang sama lagi.

Memang ada manfaat menggunakan baby walker untuk bayi, tetapi dengan segala efek negatif dan bahaya menggunakan baby walker untuk bayi, terutama pada bayi yang masih kecil, penggunaan baby walker harus dihindari. Sebaliknya, latih anak Anda untuk belajar berdiri dan berjalan secara alami, dengan berpegang pada benda-benda di sekitarnya.

Berbagai Jenis baby walker

Karena banyaknya permintaan, muncul alternatif seperti baby walker yang diklaim lebih aman, seperti baby walker tanpa roda (exersaucer) yang memungkinkan bayi berdiri, memutar atau berdiri lebih aman. Ada juga produsen yang memodifikasi ukuran baby walker melebihi ukuran standar, dengan harapan mengurangi jumlah kecelakaan. Namun, inovasi berbagai baby walker belum terbukti mengurangi jumlah kecelakaan pada bayi. Jadi, pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk menggunakan baby walker.

Umur berapa anak menggunakan baby walker

Manfaat belajar berdiri dan berjalan tanpa baby walker

Bayi belajar mengeksplorasi lingkungan mereka secara alami selangkah demi selangkah. Bayi mulai dengan belajar duduk terlebih dahulu, lalu merangkak, menarik diri untuk berdiri, melangkah sambil berpegang pada berjalan dengan lancar. Tanpa baby walker, bayi akan bebas berguling, duduk, berdiri, bergerak untuk mengambil sesuatu, dan bermain di lantai. Semua gerakan ini adalah latihan dasar untuk berjalan, yang akan memperkuat otot yang dibutuhkan untuk berjalan dengan baik dan membantu bayi belajar menyeimbangkan diri dalam proses. Bayi juga dapat melihat kaki mereka tanpa ditutupi oleh baby walker yang penting dalam belajar bergerak. Lihat juga Cara Mengajar dan Melatih Anak-Anak Berjalan.

Kesimpulan

Orangtua mungkin sangat senang dengan upaya awal bayi Anda untuk berjalan, sehingga ia mencoba untuk mendorong dan memperluas usaha berjalannya dengan mengenakan baby walker untuk bayi, tanpa mempertimbangkan kerusakan yang dapat disebabkan olehnya. Akibatnya banyak orang tua harus berduka atas cacat fisik yang disebabkan oleh diri mereka sendiri. Oleh karena itu, penggunaan baby walker untuk bayi tidak dianjurkan terutama pada bayi baru yang bisa duduk tegak dan belajar berjalan. Biarkan bayi bermain di lantai karena jauh lebih aman daripada duduk di baby walker. Jika terpaksa menggunakannya, orang tua harus menontonnya dengan seksama dan menghindari menggunakannya untuk waktu yang lama pada suatu waktu.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *