Merasa Dirugikan, Warga Sukamanah Keluhkan Pembangunan Jalan Perumahan Global Mandiri Villes 2

oleh
Aktivitas mobil Truk pengangkut semen cor untuk pembangunan jalan beton di perumahan global mandiri villes 2 di Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak-Banten.
Aktivitas mobil Truk pengangkut semen cor untuk pembangunan jalan beton di perumahan global mandiri villes 2 di Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak-Banten.

ANTERO CO, LEBAK – Warga desa Sukamanah, kecamatan Rangkasbitung, kabupaten Lebak, provinsi Banten, merasa dirugikan dengan adanya proyek pembangunan jalan Betonisasi Perumahan Global Mandiri Villes 2 yang terletak di Desa setempat.

Pasalnya, dampak yang dirasakan warga diwilayah tersebut dengan adanya aktivitas mobil Truk pengangkut semen cor dan material lainnya untuk beton jalan diluar Kapasitas jalan poros desa sehingga membuat jalan menjadi rusak, kebisingan mesin dan polusi debu.

Baca juga: Program Pemberdayaan Masyarakat Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Sukamanah

Samin, salah seorang warga desa setempat mengatakan, selama proyek itu berlangsung diduga pihak pengembang perumahan (Global Mandiri Villes-red) tidak berkomunikasi dan konfirmasi terlebih dahulu baikdengan pihak masyarakat maupun pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Desa setempat.

“Perumahan Global Mandiri Villes 2 sedang melakukan kegiatan pembangunan jalan yakni, menggunakan betonisasi. Dan angkutan yang digunakannya Mobil truk besar jenis Fuso pengakut semen coran beton. Ini kan diluar kapasitas jalan desa,” keluhnya, Kamis (16/8).

Menurutnya, kontraktor bahkan pemborong jalan, sebelum memulai pembangunannya tidak pernah komunikasi dan konfirmasi melalui pihak desa.

“Mereka langsung melakukan kegiatan itu, tanpa konfirmasi lagi dengan masyarakat dan pihak pemerintahan desa Sukamanah,” ujarnya.

Bahkan, terang Samin, dengan adanya kegiatan pembangunan jalan beton di perumahan global mandiri villes 2 menggunakan truk besar melintasi di jalan desa ini, masyarakat sangat dirugikan.

“Adanya pembangunan perumahan di desa kami. Kami masyarakat Sukamanah merasa dirugikan, karena pihak perusahaan tidak bertanggungjawab dengan jalan yang rusak,” tandasnya.

Senada dikatakan, Deni warga lainnya, warga menuntut pertanggungjawaban sebagai bentuk protes kepada pihak pengembang atas dampak negatif yang dirasakan masyarakat dalam pembangunan jalan pada perumahan tersebut.

“Apabila tidak digubris, maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa menuntut pertanggunjawaban pihak pengembang perumahan,” tegasnya.

Hingga beritakan ini diturunkan pihak pengembang perumahan Global Mandiri Villes belum dapat dikonfirmasi. (BH)

Baca juga: Pererat Silaturahmi, Kades Sukamanah Undang LSM dan Wartawan Lebak

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *