Kota Serang | Antero.co – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Serang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir merendam permukiman warga di Kampung Kemeranggen, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten. Dampak banjir dirasakan langsung oleh masyarakat RT 21/RW 07 yang harus menghadapi genangan air di rumah-rumah mereka.
Banjir yang terjadi menyebabkan aktivitas warga terganggu. Air masuk ke rumah, merendam perabotan, serta mempersulit mobilitas warga, terutama anak-anak, lansia, dan kaum ibu. Meski demikian, di tengah situasi sulit tersebut, semangat kebersamaan dan gotong royong warga terlihat kuat.
Sejak air mulai menggenang, warga RT 21/RW 07 saling membantu satu sama lain.
Mereka bahu-membahu mengevakuasi barang-barang berharga, membantu tetangga yang terdampak lebih parah, serta memastikan keselamatan keluarga masing-masing. Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi bencana banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Salah seorang warga Kampung Kemeranggen mengungkapkan bahwa banjir kali ini cukup mengkhawatirkan karena datang dengan cepat setelah hujan deras yang berlangsung cukup lama. “Air naik lumayan cepat, beberapa rumah terendam. Tapi alhamdulillah warga di sini saling bantu, tidak ada yang dibiarkan sendirian,” ujarnya.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah daerah Kota Serang. Masyarakat memohon agar seluruh unsur pemerintah dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memberikan bantuan nyata kepada warga yang terdampak banjir.
“Kami memohon kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan semua pihak terkait agar ikut serta membantu kami, masyarakat yang terdampak banjir. Baik dalam bentuk bantuan logistik, penanganan darurat, maupun solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang,” tutur warga lainnya.
Selain bantuan kebutuhan pokok, warga juga berharap adanya perbaikan sistem drainase dan penanganan lingkungan yang lebih serius. Menurut warga, genangan air kerap terjadi saat hujan deras karena saluran air yang tidak mampu menampung debit air yang besar.
Masyarakat Kampung Kemeranggen berharap, dengan adanya perhatian dan sinergi dari pemerintah serta instansi terkait, dampak banjir dapat segera ditangani dan kehidupan warga kembali normal. Warga juga berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar ke depan langkah pencegahan dapat dilakukan secara maksimal.
Di tengah keterbatasan, warga tetap berupaya bertahan dan saling menguatkan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat RT 21/RW 07 menjadi cerminan kepedulian sosial yang masih terjaga kuat di tengah bencana. Warga berharap uluran tangan dari pemerintah dan semua pihak dapat segera hadir untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
(H.Naemy)





