Tangerang | Antero.co – Dewan Pimpinan Cabang Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (DPC YLPK PERARI) Kabupaten Tangerang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan penjelasan secara terbuka terkait informasi yang beredar mengenai dugaan pengadaan mobil mewah jenis Jeep Rubicon dan sepeda motor Harley-Davidson yang disebut-sebut berkaitan dengan kendaraan dinas.
Ketua DPC YLPK PERARI Kabupaten Tangerang, Donny Putra T., S.H., berharap Bupati Tangerang dapat memberikan klarifikasi kepada masyarakat mengenai kebenaran informasi tersebut, termasuk tujuan pengadaan, peruntukan kendaraan, sumber anggaran, serta urgensi penggunaannya apabila benar menggunakan anggaran daerah.
Menurut Donny, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran daerah direncanakan, digunakan, dan dipertanggungjawabkan, terlebih apabila pengadaan tersebut berkaitan dengan barang bernilai tinggi.
“Kami berharap Bupati Tangerang dapat menjelaskan secara terbuka, apakah benar terdapat pengadaan mobil Rubicon dan sepeda motor Harley-Davidson yang menggunakan anggaran pemerintah daerah. Jika benar, untuk kepentingan apa kendaraan tersebut diadakan, siapa yang akan menggunakannya, dan apa dasar pertimbangannya?” ujar Donny dalam keterangannya.
Masyarakat Berhak Mengetahui Penggunaan Anggaran Daerah
Donny menegaskan, permintaan klarifikasi tersebut bukan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi penggunaan keuangan daerah dan pemenuhan hak masyarakat atas informasi publik.
Ia menilai, setiap pengadaan barang dan jasa pemerintah perlu dapat dijelaskan berdasarkan kebutuhan yang nyata, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.
Apabila pengadaan kendaraan tersebut benar dilakukan menggunakan APBD Kabupaten Tangerang, Pemkab diharapkan dapat menjelaskan nilai pengadaan, mekanisme pelaksanaan, dasar kebutuhan, serta dokumen perencanaan dan penganggarannya sesuai ketentuan keterbukaan informasi publik.
“Jangan sampai masyarakat hanya mendengar informasi yang simpang siur tanpa mendapatkan penjelasan resmi. Pemerintah daerah perlu memberikan informasi yang jelas agar tidak menimbulkan pertanyaan maupun persepsi negatif di tengah masyarakat,” tegasnya.
YLPK PERARI Dorong Klarifikasi Resmi
DPC YLPK PERARI Kabupaten Tangerang berharap pihak pemerintah daerah, termasuk Bupati Tangerang dan perangkat daerah terkait, dapat memberikan tanggapan resmi atas informasi tersebut.
Donny juga mendorong agar informasi mengenai pengadaan kendaraan dinas, apabila memang ada, dapat diperiksa melalui dokumen anggaran, Rencana Umum Pengadaan (RUP), serta data pengadaan yang tersedia pada kanal resmi pemerintah.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk ikut mengawasi penyelenggaraan pemerintahan secara konstruktif dan bertanggung jawab.
“Prinsipnya sederhana, jika memang ada pengadaan, jelaskan dasar kebutuhan dan peruntukannya. Jika informasi yang beredar tidak benar, pemerintah juga perlu meluruskannya. Masyarakat membutuhkan fakta, bukan sekadar dugaan,” tutup Donny Putra T., S.H.
Catatan redaksi: Hingga berita ini disusun, kebenaran informasi mengenai dugaan pengadaan mobil Jeep Rubicon dan sepeda motor Harley-Davidson tersebut belum terverifikasi secara independen. Konfirmasi resmi dari Pemkab Tangerang serta dokumen pengadaan diperlukan untuk memastikan jenis kendaraan, nilai anggaran, sumber pembiayaan, dan peruntukannya.
Berita ini mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membuka ruang bagi Pemkab Tangerang untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
(BG)






