Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Sarat Kejanggalan! Pekerjaan Jalan 4 Hari, Papan Informasi “Menghilang” Warga Geram, Pengelola Saling Lempar Jawaban

oleh

Kabupaten Tangerang | Antero.co – Proyek bedah rumah di Kampung Kuya, Desa Pangkat, berubah menjadi tontonan penuh kejanggalan. Pekerjaan sudah berlangsung empat hari, namun papan informasi proyek, simbol transparansi anggaran tak terlihat sama sekali. Warga pun geram dan mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di balik proyek aspirasi ini. Sabtu (29/11/25)

Ketua RW 03, Banjir, mengungkapkan bahwa enam rumah di wilayahnya mendapatkan bantuan bedah rumah dari aspirasi dewan Partai Gerindra. Setiap penerima disebut menerima Rp 20 juta untuk biaya bedah rumah, material seperti bata selkon, batu split, besi behel, semen, pasir, dan kayu kusen dikirim langsung dan Ongkos tukang ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat.

Namun, penjelasan itu justru memunculkan tanda tanya baru. Untuk pembangunan atap, Banjir menyebut hanya ada “kebijakan tertentu” dan sebagian biaya diserahkan kepada pemilik rumah. Tidak ada rincian tertulis, tidak ada acuan resmi, dan tidak ada keterbukaan soal skema pembiayaan.

Ketika tim awak media menanyakan alasan tidak adanya papan informasi proyek, Banjir mengatakan tidak tahu apa-apa, padahal proyek sudah berjalan hampir sepekan. Ia kemudian melempar awak media kepada Rateh, Kordes Gerindra Desa Pangkat.

Bukannya memberikan kejelasan, Rateh justru mengarahkan lagi agar awak media mengonfirmasi pihak lain, Pak Yatno di Pasir Muncang. Ditanya soal papan informasi, Rateh hanya menjawab singkat:
“Papan informasi proyek insyaAllah ada.”

Hasil di lapangan berkata sebaliknya.
Tidak ada papan Informasi Proyek. Tidak ada rincian anggaran. Tidak ada transparansi.

Yang ada justru kebingungan, saling lempar jawaban, dan dugaan kuat bahwa ada sesuatu yang tidak ingin ditunjukkan ke publik.

Warga pun bertanya keras:

Mengapa proyek yang menggunakan uang publik tidak memasang papan informasi?

Mengapa pihak terkait tidak memberikan jawaban tegas?

Apa yang sebenarnya terjadi di balik proyek ini?

Tim awak media akan terus menggali dan menelusuri setiap kejanggalan hingga semua pihak memberikan klarifikasi terbuka.

 

(BG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.