Tangerang, antero.co – Mentor UMKM sekaligus Founder Ada Banyak Cara Digital, Mahessa Erlangga, memberikan pembekalan strategi marketing kepada pelaku usaha kerajinan anyaman di Kecamatan Cisoka dalam Program Pemberdayaan UMKM yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Rabu (29/4).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Cisoka tersebut, Mahessa menekankan pentingnya kombinasi strategi pemasaran offline dan online agar produk anyaman lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Saya salut dengan semangat belajar dari pelaku usaha mikro di Cisoka. Dari yang muda hingga lansia, aktif sebagai pengrajin produk anyaman lokal. Ke depan, keterampilan, inovasi, dan ketekunan dalam menciptakan produk yang relevan dengan pasar perlu terus ditingkatkan,” ujar Mahessa.
Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi digital bagi UMKM, mulai dari cara membangun identitas produk, memperkuat branding, hingga memanfaatkan platform digital untuk distribusi dan promosi.
Materi yang disampaikan dinilai membuka perspektif baru bagi para peserta. Mulyadi, Kepala Paguyuban Pengrajin Anyaman Bambu Cisoka, mengaku mendapatkan banyak wawasan dari sesi tersebut.
“Terima kasih kepada Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang dan Pak Mahessa. Materinya sangat bermanfaat dan membuka cara pandang kami dalam memasarkan produk,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang juga menyerahkan hibah dua unit mesin jahit kepada pelaku UMKM setempat.
Kehadiran Mahessa Erlangga dalam program ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital, sekaligus mendorong produk anyaman Cisoka agar lebih kompetitif di pasar.
(Red)







